×

Iklan


Beri Sambutan Dies Natalis Unand ke-65, Jokowi: Perkuat Riset dan Inovasi Berkelanjutan

13 September 2021 | 18:29:08 WIB Last Updated 2021-09-13T18:29:08+00:00
    Share
iklan
Beri Sambutan Dies Natalis Unand ke-65, Jokowi: Perkuat Riset dan Inovasi Berkelanjutan
Presiden Jokowi, saat memberikan sambutan secara virtual di acara Dies Natalis ke-65 Universitas Andalas pada Senin (13/9) dan sekaligus launching Unand sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH).

Padang, Khazminang.id-- Presiden RI Joko Widodo berharap Universitas Andalas (Unand) terus memperkuat riset dan inovasi secara berkelanjutan, serta ikut berkontribusi dalam memberikan solusi dalam memecahkan persoalan-persoalan bangsa

Hal tersebut disampaikan Jokowi saat memberikan sambutan secara virtual di acara Dies Natalis ke-65 Universitas Andalas pada Senin (13/9) dan sekaligus launching Unand sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH).

"Saya ucapkan selamat Dies Natalis ke-65 pada seluruh sivitas akademika keluarga besar Unand. Dalam mengarungi tantangan disrupsi, Universitas Andalas harus terus mengembangkan ekosistem pembelajaran yang adaptif dan inovatif," ujar Jokowi.

    Pada kesempatan itu, Jokowi juga berpesan agar Unand menjadi pusat pengembangan SDM yang unggul. Salah satu caranya, dengan memberi ruang dan kesempatan seluas-luasnya bagi mahasiswa dalam mengembangkan talentanya.

    Serta mengundang talenta hebat dari luar kampus baik dari kalangan praktisi dan profesional untuk menjadi pengajar dan mentor bagi para mahasiswa agar menghasilkan SDM yang berkualitas.

    "Saat ini dibutuhkan jejaring dan kolaborasi. Kerjasama dengan organisasi-organisasi dan praktisi, pelaku industri harus terus ditingkatkan," tegasnya.

    Melalui mentoring mahasiswa, kemudian memfasilitasi magang mahasiswa ke dunia industri hingga memperbanyak tenant-tenant industri di dalam kampus.

    "Memperkuat kampus sebagai benteng persatuan, rumah bersama untuk memperoleh kesadaran tentang kebhinekaan," jelas Jokowi.

    Sebagai perguruan tinggi pertama yang didirikan di Pulau Sumatera, Unand merepresentasikan harapan kemajuan bangsa seperti yang selalu diperjuangkan oleh proklamator kemerdekaan, Mohammad Hatta.

    "Universitas Andalas didirikan dengan visi yang sangat maju, mempertinggi kecerdasan bangsa Indonesia dalam arti seluas-luasnya dalam berbagai ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mewujudkan kejayaan bangsa," ungkapnya.

    Dengan pondasi yang kuat dan visi yang maju, Universitas Andalas harus mampu melompat lebih tinggi. Mengambil peran yang signifikan, dalam merespons disrupsi besar-besaran yang melanda saat sekarang ini.

    Pada kesempatan yang sama, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim memberikan selamat kepada Unand yang telah berstatus PTN-BH.

    “Selamat Dies Natalis Universitas Andalas yang ke-65 tahun dan sebagai Universitas PTN-BH yang sekaligus salah satu dari 16 universitas yang masuk daftar pemeringkatan dunia Quacquarelli Symonds (QS) World University Rangkings (WUR)”, ujar Nadiem.

    Nadim percaya bahwa akademisi Unand akan terus berupaya menjadi duta kampus merdeka. Dia juga berharap Unand dapat bekerja sama dengan banyak industri serta mengembangkan potensi akademisi dan mahasiswa Unand.

    Gubernur Sumbar periode (2005-2009) Gamawan Fauzi juga ikut mengucapkan selamat secara virtual atas semua pencapaian Unand. Mulai dari peningkatan kuantitas, kualitas hingga pencapaian baru-baru ini sebagai PTN-BH.

    "Saya percaya Unand akan terus melahirkan generasi yang berkualitas, selama ini juga kita ketahui banyak alumni Unand yang berjaya. Baik itu di dalam maupun luar negeri, bahkan ada beberapa diantaranya di kementrian," jelas mantan Menteri Dalam Negeri periode (2009-2014) ini.

    Sementara itu, Rektor Unand Prof Yuliandri mengatakan, berubahnya status Unand dari PTN-BLU menjadi PTN-BH menjadi jalan universitas untuk semakin maju.

    “Tantangan yang dihadapi  harus memiliki strategi yang mampu bertransformasi dengan teknologi yang semakin canggih, PTN-BH harus menjadi jalan Unand semakin maju” ujar Yuliandri.

    Dia bertekad, ke depan Unand harus lebih berkualitas dalam pengajaran dan pemanfaatan kampus merdeka. Unand bersama-sama dalam membangun sosial dan kemampuan mahasiswa.

    Yuliandri menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah, akademisi serta seluruh mahasiswa berprestasi dan membawa nama Unand kekancah nasional. (Rina Akmal)