×

Iklan


Bakar Sate Bareng ala Kepala Rutan Padang Panjang, Petugas dan WBP Memasak Daging Kurban

20 Jul 2021 | 22:30:16 WIB Last Updated 2021-07-20T22:30:16+00:00
    Share
iklan
Bakar Sate Bareng ala Kepala Rutan Padang Panjang, Petugas dan WBP Memasak Daging Kurban
Walaupun WBP statusnya adalah terpidana yang harus menjalani pembinaan, namun tradisi Idul Adha di rumah memasak dan memakan daging kurban secara bersama dapat mereka temukan dan rasakan di Rupajang (foto: Istimewa).

Padang Panjang, Khazminang.id--  Makan hidangan daging kurban dalam suasana Hari Raya Idul Adha adalah moment yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat di Indonesiag.

Sudah menjadi tradisi ketika setelah Sholat Idul Adha mereka berbondong-bondong ke masjid atau lapangan untuk membantu dan melihat penyembelihan hewan qurban.

    Setelah itu mereka mendapat pembagian daging hewan qurban untuk disantap dengan berbagai sajian masakan, salah satunya dalam bentuk sate, meskipun ada yang memasak dalam lain seperti rendang, kalio, asam pedas dan sebagainya.

    Hal yang sama juga berlaku di Rumah Tahanan Padang Panjang (Rupajang), kegiatan memasak daging kurban bersama-sama oleh petugas Rupajangdan Warga Binaan Pemasyarakatan juga masih dilakukan, Selasa (20/7)

    Walaupun WBP  statusnya adalah terpidana yang harus menjalani pembinaan, namun tradisi Idul Adha di rumah memasak dan memakan daging kurban secara bersama dapat mereka temukan dan rasakan di Rupajang.

    Hal ini terlihat juga dari semangat mereka bisa ikut kegiatan "Nyatee Bareng di Rupajang" yang diselenggarakan oleh Kepala Rutan Padang Panjang Rudi Kristiawan.

    “Hari ini kami senang sekali bisa diajari Pak Karutan mulai potong daging, nusukin daging hingga bakar sate nya pun juga beda dengan Sate Padang khas Sumatera Barat. Ini adalah resep baru yaitu Sate Blora Ala Pak Karutan,” ujar Zulkifli, WBP  yang sudah mendekam tiga tahun di Rupajang, Selasa (20/7).

    Dikatakan Zulkifli, dirinya merasa benar-benar merasakan seperti dirumah sendiri, serta merasakan Idul Adha tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya.

    Melihat biografi Kepala Rutan Padang Panjang saat ini Rudi Kristiawan di google ternyata Kepala Rupajang yang berusia 33 tahun ini pernah menjadi owner Warung Sate Blora "Mbah Rudi LP" di kota Sidoarjo.

    “Iya, dari tahun 2016 sampai 2019 lalu saya pernah punya usaha Warung Sate yang khas dari Kota kelahiran saya yaitu Blora. Saya memang hobi makan sate. Sate adalah makanan favorit saya selama ini” kata Rudi Kristiawan.

    Menurut Rudi, dirinya sengaja saja mengajak dan membuat moment yang berbeda di Rupajang tahun ini guna membuat senang dan nyaman serta mengobati kerinduan semua WBP dengan lingkungan masyarakatnya..

    Selain intu, walaupun saat ini dalam masa pandemi, Rudi beserta jajarannya tetap selalu produktif dengan mengadakan kegiatan-kegiatan yang sifatnya pembinaan dan hiburan kepada seluruh WBP, tentu dengan selalu menerapkan protokol kesehatan (Novrizal Sadewa).