×

Iklan


Bahan Baku Obat di Indonesia 90% Masih Impor

30 November 2023 | 07:37:39 WIB Last Updated 2023-11-30T07:37:39+00:00
    Share
iklan
Bahan Baku Obat di Indonesia 90% Masih Impor

Jakarta, Khazanah – Industri farmasi di Indonesia masih memiliki ketergantungan dalam hal impor bahan baku obat. Direktur Utama PT Kimia Farma Apotek Agus Chandra mengungkapkan bahwa ketergantungan Indonesia mengenai impor bahan baku masih cukup tinggi, yakni sebesar 90%.

Agus menjelaskan, bahwa pihaknya mendukung program pemerintah untuk mengurangi ketergantungan impor. Program ini berupa produksi bahan baku obat di Indonesia.

“Kimia Farma bagian dari BUMN farmasi, mendukung program pemerintah untuk mengurangi ketergantungan impor melalui pendirian bahan baku obat di Indonesia,” kata Agus di Jakarta, Rabu (29/11/2023).

    Dirinya mengatakan jika melihat dari skala usaha memang agak sulit melawan pemain bahan baku di dunia seperti China dan India. Namun, berbagai upaya dilakukan agar Indonesia bisa lebih mandiri dalam memproduksi bahan baku obat.

    “Tapi, karena kita ingin lebih mandiri di bahan baku, makanya kita mendorong Kimia Farma untuk membangun industri bahan baku obat di Indonesia. Yang saya tahu ya, untuk mengurangi ketergantungan itu ada road mapnya, mulai dari 3%, 5%, kemudian sampai 20% dalam waktu lima tahun ke depan,” tuturnya.

    Di samping itu, Agus mengatakan mengenai ekspor obat dirasa agak sulit dalam hal perizinan dan harus memiliki kerja sama dengan perusahaan di negara tersebut. “Kalau untuk ekspor, kita memang industri farmasi ini kan selalu dilindungi oleh pemerintah seluruh dunia. Jadi, untuk masuk ke ekspor itu agak sulit untuk perizinan. Kalau mau masuk ke suatu negara harus ber-partner dengan local company di negara tersebut,” jelasnya