×

Iklan

DESTINASI WISATA SUMBAR
Ajakan Wagub Subar: Ayo ke Mentawai

24 Maret 2021 | 22:54:27 WIB Last Updated 2021-03-24T22:54:27+00:00
    Share
iklan
Ajakan Wagub Subar: Ayo ke Mentawai
Wagub Sumbar Audy Joinaldy dan Bupati Mentawai Yudas Sabaggalet

Tuapejat, Khazminang.id – Serius, melanconglah ke Mentawai dalam  keadaan pandemi covid-19 ini. Semua aman dan baik-baik saja di pulau yang indah ini. Nah, ajakan itu sengaja disampaikan Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy khusus kepada pelancong domestik.

“Karena selama pandemi ini tidak turis asing ke sini. Jadi kenapa tidak orang Indonesia saja yang menikmati keindahan Mentawai ini?” kata Audy ketika berada di Kabupaten Kepulauan itu bersama para Kepala Dinas Pariwisata se Sumatera Barat.

    Wagub Sumbar menyebutkan bahwa penanganan wabah covid-19, Kabupaten Kepulauan Mentawai dalam 6 bulan terakhir selalu mencatatkan skor terbaik.

    "Ini  pantas kita beri apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai, yang sangat konsisten menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Hal ini terbukti, sejak awal masa pandemi, Kabupaten Kepulauan Mentawai tidak pernah berada pada zonasi oranye, namun selalu berada pada zonasi kuning,” ungkap Audy Joinaldy

    Dalam catatan Pemprov Sumbar memang sampai minggu ke 54 masa pandemi covid-19, tidak ada warga Kabupaten Kepulauan Mentawai yang meninggal dunia akibat terinfeksi covid-19.

    "Artinya, Kabupaten Kepulauan Mentawai patut dijadikan contoh bagi daerah lain dalam penanganan penyebaran dan pemutusan mata rantai covid-19. Karena itu Kepulauan Mentawai aman dikunjungi dengan mengikuti protokol keehatan," ujarnya.

    Karena itu, kata Wagub muda ini,  kepulauan Mentawai aman dikunjungi oleh pelancong mancanegara dan wisata domestik nusantara. “Tentu saja sampai di sini harus menaati protokol Covid. Untuk masuk Mentawai saja pendatang harus mengikuti test swab, tidak sekadar Rapit Antigen, jadi sangat tersaring sekali,” ujar dia.

    "Dengan alam tropis yang menyegarkan dan mempesona alami ini memberikan rasa liburan yang asik dan menyenangkan. Dan Kepulauan Mentawai amat dekat dan mudah untuk dikunjungi ada tranportasi yang setiap hari Padang - Mentawai dan Mentawai - Padang hanya butuh waktu 3,5 jam dengan kapal Mentawai Fast. Ayo ke wisata Kepulauan Mentawai sensasi alam yang menyenangkan," ajaknya.

    Menyangkut Bandara Rokot, Audy mengatakan  saat ini sedang berjalan pengerjaan pembangunan Bandara Rokot di Tuapejat  sebagai kelengkatan trasportasi udara dimana akan selesai pada akhir tahun 2022. Ada jalan Trans Mentawai saat ini sepanjang 18 km di Siberut. Dan beberapa perencanaa pengembangan fasilitasi infrastruknya.

    Sementara itu Kepala Kantor Unit Pengelola Bandar Udara (UPBU) Rokot Rudi Pitoyo,SE, mengatakan, pembanguan fisik pembangunan Bandara Rokot telah mencapai 35 persen.

    "Adapun pengerjaan pembangunan Bandara Rokot yang memiliki area lebih kurang 43 ha, fasilitas udara, landasan pacu (runway) deminsi 1.500 meter x 30 meter, landasan hubung (Taxway)  75 meter x 15 meter. Landasan parkir 78 meter x 70 meter dengan rencana pesawat Atr 500.500, " ujarnya.  Pembangunan fasilitas darat, terminal 40 meter x 4025 meter dan penumpang pertahun 53.831 orang.

    "Pekerjaan pembangunan bandara Rokot ini yang mengunakan dana APBN di mulai bulan 14 Dember 2019 dan akan siap pada akhir tahun 2022," kata dia. (inoval agesly/eko)