×

Iklan

DALAM RANGKA HARI AGRARIA
593 Warga Limapuluh Kota Terima Sertifikat Tanah

08 Oktober 2021 | 20:28:55 WIB Last Updated 2021-10-08T20:28:55+00:00
    Share
iklan
593 Warga Limapuluh Kota Terima Sertifikat Tanah
Perwakilan warga yang menerima sertifikat tanah foto bersama dengan Bupati Safaruddin

Tanjung Pati, Khazminang.id  -- Warga tiga nagari di Limapuluh Kota bergembira karena baru saja menerima sertifikat tanah hak milik mereka dari Badan Pertanahan. "Alhamdulilah akhirnya sudah kami terima sertifikatnya," kata salah seorang warga masyarakat Nagari Halaban.

Ia adalah salah satu dari 593 warga penerima sertifikat dalam rangka Hari Agraria 2021.

"Ini merupakan bahagian dari program redistribusi tanah yang merupakan salah satu bagian dari reformasi agraria. Tujuan redistribusi tanah ialah memperbaiki kondisi sosial-ekonomi rakyat dengan cara membagikan lahan secara adil dan merata kepada warga negara. Dengan begitu, ketimpangan kepemilikan tanah di Indonesia diharapkan bisa berkurang," kata Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Dt.Bandaro Rajo.

    Penyerahan sertifikat itu sendiri berlangsung Rabu lalu di aula Kantor Camat Lareh Sago Halabandengan dihadiri Forkopimda, Kepala Badan Pertanahan Yulizar Yakub, tokoh masyarakat tiga Nagari yang menerima secara simbolis sertifikat tanahnya.

    Secara simbolis 30 sertifikat tanah dari target total 593 sertifikat tanah yang akan dibagikan ke 3 nagari di Kecamatan Lareh Sago Halaban,. Dengan rincian, Kenagarian Halaban 223 Sertifikat, Kenagarian Labuah Gunuang 158 Sertifikat dan Kenagarian tanjuang gadang 212 Sertifikat.

    Bupati Safaruddin Dt.Bandaro Rajo mengucapkan terima kasih kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Lima Puluh Kota yang telah memperjuangkan hak-hak masyarakat Lima Puluh Kota dengan menyerahkan sertifikat tanah ini. Ia mengaku dengan adanya sertifikat tanah ini masyarakat telah memiliki legalitas kepemilikan tanah yang sah secara hukum.

    “Pada hari ini Pemerintah melalui Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Lima Puluh Kota telah menyerahkan sertifikat tanah untuk rakyat sebanyak 593 persil. Saya meminta Sertifikat ini disimpan dengan baik, ini merupakan program pemerintah dalam program reforma agraria yang terealisasi. Semoga masyarakat kedepannya ikut mendukung program pemerintah juga melalui vaksinasi.,” kata Safaruddin.

    Sementara  Kepala Kantor Pertanahan Nasional/BPN Kabupaten Limapuluh Kota Yulizar Yakub,  mengatakan sertifikat yang diserahkan ini merupakan program reformasi agraria.

    Dikemukakannya, melalui program reformasi agraria ini, masyarakat akan memiliki kepastian hukum tentang kepemilikan tanah sehingga dapat terhindar dari persoalan sengketa tabah di kemudian hari.

    Menurutnya, program reformasi agraria ini memiliki kelebihan dibanding program pendaftaran tanah pada umumnya yang mana lebih murah dan efisien.

    “Manfaat yang didapatkan dari sertifikat ini, biaya sangat murah. Kalau progam reformasi agraria ini hanya Rp250 ribu per bidang, prosesnya sangat cepat. Kalau umum, dulu dua hektar mungkin kepengurusannnya bisa mencapai 5 juta rupiah,” ujarnya. (lili yuniati)