×

Iklan

IDULADHA 1443H
544 Ekor Sapi dan 13 Kambing Bakal Disembelih di Padang Panjang

08 Juli 2022 | 14:10:40 WIB Last Updated 2022-07-08T14:10:40+00:00
    Share
iklan
544 Ekor Sapi dan 13 Kambing Bakal Disembelih di Padang Panjang

Padang Panjang, Khazminang.id-- Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Padang Panjang mencatat, jumlah hewan kurban pada Hari Raya Iduladha tahun ini berjumlah sebanyak 544 ekor sapi dan 13 ekor kambing.

"Sebanyak 557 hewan kurban itu, akan disembelih di 144 lokasi di Kota Padang Panjang saat Iduladha 1443H nantinya," ujar Kepala Dispangtan Kota Padang Panjang, Ade Nafrita Anas, Kamis (7/7).

Kata Ade, seluruh hewan kurban berjenis kelamin jantan itu, berada dalam pengawasan dan pemeriksaan oleh pihaknya.

    Untuk menjamin kesehatan hewan kurban itu, pihaknya terus melakukan pengawasan dan pemeriksaan kesehatan hewan kurban tersebut sejak bulan lalu, hingga selesai penyembelihan.

    "Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan sapi atau kambing yang dikurbankan sehat, normal dan memenuhi persyaratan sebagai hewan kurban, serta dagingnya aman dikonsumsi masyarakat," ujarnya.

    Pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap hewan kurban di Padang Panjang dengan dua sistem pemeriksaan yaitu antemortem dan postmortem.

    Pemeriksaan hewan sebelum dipotong atau antemortem, mengecek kondisi hewan di kandang penampungan, guna memastikan keadaan hewannya layak dikurbankan atau sehat.

    "Termasuk memastikan umur calon hewan yang akan dipotong telah memenuhi syarat atau cukup umur, sekaligus memastikan aman dari penyakit mulut dan kuku (PMK). Hasil pemeriksaan akan diberi penandaan telah diperiksa petugas," katanya.

    Lebih lanjut Ade megungkapkan, untuk pemeriksaan setelah pemotongan (postmortem) yaitu pemeriksaan organ dalam dan daging hewan kurban yang telah dipotong. Ini biasanya dilakukan pemeriksaan di hari H pemotongan hewan kurban.

    Di saat hari pemotongan, tim akan dibagi dan turun ke lapangan melakukan pemeriksaan daging hewan kurban yang telah dipotong untuk diperiksa kembali kondisi klinisnya, guna memastikan apakah sapinya sehat atau tidak.

    "Lalu setelah pemotongan, kita lihat isi hatinya karena terkadang ada yang cacingan. Cacing hati tidak boleh dikonsumsi. Jika memang ada, maka akan kita buang bagian tersebut," ungkapnya.

    Ade mengimbau kepada seluruh panitia kurban agar dapat melakukan pemotongan hewan kurban sesuai dengan syarat dan ketentuan syariat Islam yang berlaku.

    "Kami juga sudah sosialisasikan semuanya kepada panitia kurban, bagaimana cara pelaksanaan kurban pada saat hari H. Baik dari cara penanggulangan pemotongan sapinya, maupun terkait limbahnya. Kami harap imbauan ini bisa dilaksanakan dengan sebaikya," harapnya. (Paul Hendri)