×

Iklan


20 OPD Pemprov Sumbar Masih Belum Validasi E-Monev Komisi Informasi

04 Agustus 2022 | 14:05:56 WIB Last Updated 2022-08-04T14:05:56+00:00
    Share
iklan
20 OPD Pemprov Sumbar Masih Belum Validasi E-Monev Komisi Informasi
Ilustrasi. NET

Padang, Khazminang.id-- Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengatakan, keterbukaan informasi publik bagi lembaga disasar Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 adalah tanda badan publik itu maju dan moderen.

"Kalau tidak mau terbuka informasi dan dikiritik, maka kiamat bagi fungsi pemerintah melayani masyarakat," ujar Mahyeldi, pada launching monitoring dan evaluasi (monev) Komisi Informasi (KI) Sumbar, Kamis (7/7) lalu.

Tapi faktanya, sampai hari ini Kamis (4/8), masih banyak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar yang sepertinya enggan dimonev oleh KI Sumbar.

    Sejak dilaunching dan besok, Jumat (5/8) validasi badan publik ditutup, masih banyak OPD Pemprov, BUMD dan Badan Layanan Umum (BLU) yang belum memvalidasi lewat link: https://emonev.kisb.sumbarprov.go.id/

    "Kita masih menunggu kemauan dari badan publik, terutama OPD Pemprov Sumbar dan BUMD, serta BLU di Sumbar untuk memvalidasi lewat link tersebut," ujar Ketua Pokja Monev 2022 Badan Publik, Arif Yumardi, Kamis (4/8).

    Wakil Ketua KI Sumbar itu mengatakan, dari data tim validasi e-Monev, OPD Pemprov Sumbar yang belum memvalidasi yaitu sehanyak 20 dari 50 OPD. Sedangkan BUMD, BUMNag dan BUMD masih 23 badan publik belum memvalidasi. 

    Sementara Komisioner Bidang Kelembagaan KI Sumbar, Tanti Endang Lestari mengatakan, 9 kategori badan publik dilakukan monev oleh KI Sumbar dengan sasaran lebih 300 lebih badan publik.

    *Kita targetkan 90 persen badan publik bisa ikut monitoring dan evaluasi badan publik di Sumbar, buktikan badan publik di Sumbar Informatif," ujar Tanti.

    Apalagi, kata Tanti pada peringkat Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) 2022 dipublish Komisi Informasi Pusat seminggu lalu, Sumbar nilainya di atas rata-rata nasional. 

    "Jadi semakin banyak badan publik ikut Monev KI Sumbar yang simple lewat aplikasi e-Monev, tentu tahun depan sangat memudahkan IKIP Sumbar tembus nilai IKIP nya 80," ujar Tanti Endang Lestari. (han)