×

Iklan


104 KK Korban Bencana Marapi di Agam Terima Bantuan Modal dari Perantau

06 Juli 2024 | 19:39:47 WIB Last Updated 2024-07-06T19:39:47+00:00
    Share
iklan
104 KK Korban Bencana Marapi di Agam Terima Bantuan Modal dari Perantau
Bupati Agam Andri Warman menyerahkan bantuan dari perantau kepada korban bencana Marapi

Lubuk Basung, Khazanah – Gayung bersambut katapun berjawab antara warga korban banjir bandang  dengan Pemerintah Kabupaten Agam. Setelh didera erupsi Marapi dan banjir bandang nasib petani di lereng Marapi benar-benar nestapa, mereka kehilangan sawah ladang dan tak ada modal untuk memulai usaha mereka, lalu berharap pada Pemkab Agam agar dibantu modal.

Maka permintaan itupun disahuti oleh Bupati Agam,  Andri Warman. Sabtu lalu ia langsung membagikan bantuan modal usaha bagi 104 korban banjir bandang dan lahar dingin untuk mengembangkan usaha guna melanjutkan penghidupan keluarga mereka kembali setlah ditimpa musibah silih berganti.

“Bantuan-bantuan ini kita himpun dari berbagai sumber dan donatur, antara lain dari perantau kita di Australia, Universitas Yarsi Jakarta, Minang Diaspora, Surau Sidney, Ikatan Keluarga Minang dan Human Initiative Australia,” kata Andri Waman.

    Bantuan-bantuan itu diserahkan kepada 104 penyintas bencana di  Kecamatan Canduang, Ampek Angkek, Sungai Pua, Ampek Koto dan Banuhampu. Tiap Keluarga menerima Rp1 juta untuk modal usaha, apa saja yang bisa kerjakan untuk menopang kehdupan.

    Rektor Universitas Yarsi Prof. Fasli Djalal yang mendampingi Bupati AGam menyerahkan bantuan itu mengatakan bahwa dirinya berharap agar bantuan itu dapat meringankan beban para korban.

    "Memang jauh dari cukup sebagai sebuah modal usaha, tetapi setidaknya warga dapat memulainya sebagai moda usaha,” kata mantan Wakil Menteri Pendidikan Nasional itu.

    Sementara itu Bupati Andri Warman atas nama masyarakat Kabupatn Agam menyampaikan rasa terimakasihnya kepada para perantau dan donatur yang sudah membantu meringankan beban masyarakat yang terkena bencana bertubi-tubi ini. (ari)