×

Iklan


10 Siswa-siswi Diciduk saat Kumpul Kebo di Kamar Kos

11 Januari 2022 | 17:40:26 WIB Last Updated 2022-01-11T17:40:26+00:00
    Share
iklan
10 Siswa-siswi Diciduk saat Kumpul Kebo di Kamar Kos
Para pelajar yang terjaring saat kumpul kebo di kamar kos, digiring ke Mako Satpol PP Kabupaten Dharmasraya.

Pulau Punjung, Khazminang.id-- Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Dharmasraya menciduk 10 pelajar saat kumpul kebo di dalam kamar kos di kawasan Jorong Pasir Putih, Nagari Sungai Kambut, Kecamatan Pulau Punjung, Selasa (11/1).

Saat penggerebekan, Satpol PP juga dibantu personel Satresnarkoba Polres Dharmasraya, guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya penyalahgunaan narkoba oleh para pelajar tersebut.

Kasat Pol PP Dharmasraya, Syafrudin mengatakan, penggerebekan kali ini berawal dari laporan warga setempat yang sudah gerah akibat ulah para pelajar tersebut dan melaporkan perbuatan mereka ke Satpol PP. Alhasil, sebanyak 10 pelajar dijaring pada saat itu.

    Saat dijaring, 10 pelajar tersebut kedapatan tengah berada di dalam kamar kos-kosan, yang terdiri dari pelajar laki-laki dan pelajar putri dalam satu ruangan.

    Dikatakan Syafrudin, pengangkapan bermula dari laporan masyarakat tentang adanya dugaan rumah kos dijadikan tempat porstitusi dan penyalahgunaan narkoba.

    "Mendapat laporan tersebut, Kabid Satpol PP dan Damkar Yunisman bersama Kasat Narkoba Polres Dharmasraya, AKP Rajulan Harahap langsung terjun ke TKP untuk menggerebek," kata Syafrudin, Selasa (11/1).

    Akhirnya, 10 pelajar ini digiring ke Mako Satpol PP setempat untuk diberi pengarahan dan pembinaan. Setelah diberi pengarahan dan pembinaan serta membuat surat pernyataan, para pelajar ini diserahkan kembali kepada orang tua masing-masing.

    Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Dharmasraya, AKP Rajulan Harapan mengatakan, pihaknya tidak menemukan barang-barang mencurigakan seperti narkoba dalam penggerebekan tersebut. Hanya saja, mereka dibawa ke Mako Satpol PP untuk proses selanjutnya.

    "10 orang  ini terdiri dari 4 orang putri dan 6 orang  putra yang masih berstatus pelajar di beberapa sekolah di Dharmasraya," katanya. 

    Menurut pengakuan salah seorang pelajar yang dijaring, E (18), ia hanya sekadar ngumpul bareng bersama teman-temannya lantaran tidak betah di rumah. 

    "Kami hanya sekadar ngumpul saja, main game dan ngobrol, tidak melakukan hal-hal yang negatif," kata salah seorang pelajar tersebut. (Habibie)