×

Iklan

MUTASI BARU CORONA VIRUS 10 KALI LEBIH BERBAHAYA
Malaysia Tuduh Indonesia dan Filipina

18 Oktober 2020 | 17:32:02 WIB Last Updated 2020-10-18T17:32:02+00:00
    Share
iklan
 Malaysia Tuduh  Indonesia dan Filipina
Malaysia melaporkan telah menemukan adanya mutasi virus Covid-19 tipe D614G terdeteksi di di antara kasus Covid-19 di Lahad Datu, Sabah. Malaysia juga menyatakan virus mutasi ini diduga berasal dariIndonesia atau Filipina.

Padang, Khazminang--  Malaysia melaporkan telah menemukan adanya mutasi virus Covid-19 tipe D614G terdeteksi di di antara kasus Covid-19 di Lahad Datu, Sabah. Malaysia juga menyatakan virus mutasi ini diduga berasal dariIndonesia atau Filipina.

Pekan lalu Kementerian Kesehatan Malaysia melaporkan adanya mutasi virus Covid-19 tipe D614G terdeteksi di di antara kasus Covid-19 di Lahad Datu, Sabah. Virus mutasi ini diperkirakan berasal dari Filipina atau Indonesia.

Hal ini disampaikan setelah adanya tes yang dilakukan Institute for Medical Research (IMR) atas 20 sampel virus yang diambil dan diisolasi dari klaster Benteng LD. Mutasi D614G merupakan corona yang bermutasi menjadi 10 kali lebih menular dibanding sebelumnya.

    Menteri Kesehatan Malaysia Noor Hisham Abdullah mengatakan mutasi tipe D614G yang terdeteksi di Lahad Datu berbeda dibandingkan dengan galur yang bermutasi dan ditemukan di gugus Sivagangga, Tawar, Sungai yang sebelumnya muncul di Kedah.

    "Virus (mutasi D614G) berbeda dari segi karakteristik. Kami menemukan bahwa ada kemungkinan mutasi tipe D614G yang ditemukan di Sabah mungkin berasal dari Filipina atau Indonesia," kata dia, seperti dikutip dari laman New Strait Times, Minggu (18/10).

    Saat ini terdapat 23 klaster baru Covid-19 yang melibatkan 604 orang yang pulang dari Sabah yang dinyatakan positif virus tersebut.

    "Ada kemungkinan bahwa mereka mungkin pembawa mutasi tipe D614G," lanjutnya.

    Terkait hal tersebut, dia kembali agar masyarakat mematuhi semua prosedur operasi standar (SOP) yang ditetapkan pemerintah untuk memutus mata rantai penularan.

    Dia menyampaikan agar masyarakat mulai menerapkan kebiasaan baru seperti menggunakan masker, menjaga jarak dan menjaga kebersihan untuk menurunkan risiko penyebaran virus. (*/Novrizal Sadewa)